FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA
DOI:
https://doi.org/10.62527/jakia.1.3.51Keywords:
pengetahuan, sikap, keberagaman pola makan, status giziAbstract
ASI merupakan nutrisi yang tepat untuk bayi usia 0 – 24 bulan, namun cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Batu Hampar mengalami penurunan pada tahun 2023 yaitu 48,7 %. Salah satu alasan ibu tidak mengyusui secara eksklusif adalah ASI yang tidak cukup atau produksi ASI tidak lancar, yang dapat dipengaruhi oleh status gizi ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada ibu menyusui yang bekerja. Jenis penelitian deskriptif analitik, dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruh ibu menyusui yang memiliki status sebagai ibu pekerja berjumlah 128 orang. Jumlah sampel 56 orang, diambil secara simple random sampling. Analisa data dengan uji chisquare. Hasil penelitian didapatkan 83,9 % responden memiliki pengetahuan tinggi tentang status gizi dan pola makan pada ibu menyusui, 57,1% sikap positif, 55,4 % keberagaman pola makan yang baik, dan 57,1% status gizi normal, tidak ada hubungan pengetahuan (p = 1,000), sikap (p = 0,507) dan keberagaman pola makan (p = 0,332) dengan status gizi pada ibu menyusui yang bekerja. Kesimpulan bahwa tidak faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu menyusui. Disarankan pada pihak puskesmas agar mengadakan program edukasi yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan keterampilan dalam memilih dan mengolah makanan bergizi.





